Breaking News

Ingin Tahu Bagaimana Pacaran Sehat?

Pacaran Sehat

Di masa sekarang berpacaran layaknya suami istri adalah wajar, padahal dahulu cium saja hanya dikening. Kalau kalian kaum generasi muda yang berfikiran pacaran seperti halnya suami istri. Maka pacaran anda tidak akan berkesan saat pernikahan karna semua sudah anda lakukan saat berpacaran,dan kerhamonisan rumah tangga akan sulit tercipta. Banyak sekarang trend single parent, itu akibat tadi. Imbasnya lebih ke anak, mereka cenderung tidak mengetahui bagaimana kasih sayang keluarga seutuhnya. Jujur apakah anda ingin seperti itu? Pasti tidakkan, saya harap hal ini bisa membantu.

1. No seks

No sex

Seks di pacaran sangat - sangatlah merugikan bahkan di agama pun dilarang. Yang memperihatinkan korbanya adalah perempuan. Mereka harus malu karena harga dirinya sudah diserahkan, iya kalau langgeng sampai pernikahan, kalau putus ditengah jalan? Dan hamil? Yang laki - laki enggak mau tanggung jawab? Saya berpesan pada laki laki, sebelumnnya saya minta maaf kalau kata - kata saya kurang berkenan, jika anda tidak mau anak anda atau cucu anda kelak mempunyai kejadian yang seperti anda lakukan, jangan lakukan pasalnya apa yang anda lakukan sekarang bisa terjadi lagi, entah di massa apa,  yang jelas keturunan anda.


2. Saling menjaga

Saling Menjaga

Mereka haruslah saling menjaga perasaan nafsu dan harga diri mereka. Untuk soal privasi yang enggak menyangkut pasanganmu janganlah diungkapkan. Saling mengerti bahwa belum waktunya, tunggu setelah pernikahan. Jadi jangan sampai tukar - tukar foto yang tidak senonoh, atau yang lain sama saja bukan pacaran sehat. Saling menjaga dan punya batasan.


3. Bertindak positif

Melamar

Bukan hanya sifat dan nafsu saja yang dijaga, juga kelakuan harus punya batasan. Batasi, minimal jangan sampai berciuman atau kalau bisa jangan kontak fisik. Memang sulit namun percayalah setelah pernikahan anda akan lebih harmonis.


Ingatlah pacaran hanya dibuat untuk saling mengenal. Banyak sekali kegiatan - kegiatan positif. Mungkin sulit namun kalau berhasil manfaatnya besar, percayalah.

No comments