Breaking News

13 Cerita Seram dalam 2 Kalimat




1. KNOCK KNOCK
Aku mendengar suara ketukan di pintu. Aneh sekali aku bisa mendengarnya, aku kan sudah tak punya telinga.
(Jackson)

2. BETTER OFF WITHOUT ME
Aku rasa aku memang benar tentang anak-anak akan lebih baik jika tanpa diriku. Aku bahkan masih bisa mendengar gelak tawa mereka walaupun mereka sudah kubunuh.
(Nathan)

3. ME
Aku sedang mengamati bayanganku pada cermin di seberang ruangan ketika aku menyadari sebuah keganjilan. Aku tak punya cermin.
(Carlo L)

4. RED CAR
Ayah suka mengecat mobilnya dengan warna merah, jadi suatu hari aku menanyakan alasannya. "Karena nak, warna cat merah dan warna darah sulit dibedakan."
(xd001)

5. FEEL BETTER
Aku selalu pergi main ayunan di taman saat sedang sedih, membuatku merasa lebih baik. Dan mungkin dengan berayun-ayun di langit-langit seperti itu juga membuat perasaan ibu jadi lebih baik.
(DSG)

6. COOKING
Saat aku marah, pelampiasanku adalah memasak. Kupanaskan oven hingga 400 derajat kemudian kumasukan mayatnya.
(Mr. Potato Head)

7. A STRANGE QUESTION.
"Apa yang sedang kau lakukan?" kudengar seseorang bertanya. "Tidur" gumamku, tak ingat kalau malam itu aku dirumah sendirian.
(Feli)

8. BESSIE
Bessie, adalah anjing retriever berbulu keemasan, berwajah putih kesayanganku, ia berlari menyapaku sambil menggoyangkan ekornya seperti biasa. Dia adalah anjing terbaik yang pernah kupelihara, aku hanya berharap kalau saja aku masih hidup, sehingga aku bisa menggaruk perutnya dengan gemas.
(Mark Morgan)

9. GREEN VEGGIES
Putraku yang berusia lima tahun selalu meminta pizza sebagai menu makan siang sementara aku ingin agar dia lebih banyak makan sayuran hijau untuk menjaga kesehatannya. Namun ia selalu menang dengan berkata bahwa orang yang sudah mati boleh makan apa saja, toh mereka takkan mati dua kali.
(Vishal)

10. RUDE AWAKENING
Saat itu pukul tiga pagi ketika aku membuka mata. Lalu aku melihat tulisan di dinding yang berbunyi,
"Yang pertama gerak, mati!"
(Deadboy26)

11. THE LOLLIPOP-MAN
Aku menghentikan mobilku di depan pria penjual permen yang hendak membantu selajur barisan panjang anak-anak menyebrang jalan. Ketika aku kembali menginjak pedal gas, baru aku sadar kalau barisan anak-anak tersebut sedang digiring menuju sebuah restoran bernama, Daging Muda.
(Laco)

12. WHY?
Aku tak pernah lupa betapa cantiknya dirimu ketika aku datang melamar. Kadang aku juga masih bermimpi tentang lembutnya bibirmu saat berkata, "Tak sudi."
(Claire)

13. (IN)SEPARABLE
Aku dan kakakku, kami selalu bersama, kemanapun dia pergi aku akan mengikuti, tentu ia juga begitu padaku, kami berbagi segala hal, orang-orang melihat kami dengan tatapan aneh dan tak mengerti namun kami tak peduli karena kami bahagia bersama. Namun kebahagiaan kami berdua tak berlangsung lama karena Dokter memutuskan untuk memisahkan tubuh dempet kami.
(Evilized Adi)

Source : twosentencestories

No comments